11 Ciri Khas Anak Tantrum yang Perlu Orang Tua Ketahui

tantrum
Tahukah Anda apa itu tantrum? Bagi para orang bau tanah yang mempunyai anak balita atau pada masa pertumbuhan tentunya wajib mengetahui istilah yang satu ini. Tantrum ialah verbal psikologis anak yang hiperbola ditAndai dengan ledakan emosional yang sulit dikendalikan.

Meskipun tantrum merupakan bab dari tahap perkembangan pada anak-anak, namun orang bau tanah perlu waspada biar tanda-tanda ini tidak berlangsung terus-menerus. Perilaku tantrum yang hiperbola sanggup mengganggu kesehatan mental anak sewaktu dewasa.

Berikut ini 11 ciri-ciri anak tantrum yang harus diketahui semenjak dini.

1. Merengek

Merengek biasa dilakukan ketika anak butuh perhatian atau ketika permintaannya tidak terpenuhi. Merengek ialah bunyi tangisan kecil ketika merasa tidak bahagia dengan apa yang anak sanggup dan ingin disampaikan pada orang tua. Apabila seorang anak sering melaksanakan hal ini, Anda perlu berhati-hati. Mungkin ini ialah tAnda awal anak terkena tatrum.

2. Anak Tiba-Tiba Diam

Pernah melihat seorang anak yang biasa berbicara atau merengek kepada orang tuannya lalu tiba-tiba diam? Jika itu terjadi mungkin bukan anak merasa nyaman melainkan sebaliknya. Anak yang tiba-tiba membisu bias jadi sedang menahan luapan emosinya. Kapan saja emosi tersebut sanggup meledak. Inilah cirri tanda-tanda anak tatrum yang perlu diketahui semenjak dini.

3. Tubuh Menegang

Tubuh menegang ialah cirri anak tatrum selanjutnya. Otot-otot badan yang menegang merupakan indikasi fisik yang sanggup terlihat ketika anak menahan emosinya. Sebagai orang bau tanah Anda perlu peka terhadap perubahan yang terjadi. Segera tenangkan dan hibur anak biar kemarahannya hilang.

4. Tangisan Kencang

Saat emosi sudah tidak tertahan, cara anak meluapkannya ialah dengan cara menangis. Ciri anak tatrum biasanya akan menangis dengan bunyi yang kencang dan sulit diredakan. Anak akan menangis dalam waktu yang cukup usang ketika permintaanya tak kunjung dipenuhi. Biasanya semakin tinggi tingkat emosi anak,suara tangisannya pun akan semakin kencang.

5. Cemberut dan Praktis Marah

Anak tantrum sangat sensitive dan mempunyai tingkat emosi yang labil. Kita akan lebih sering melihat wajah musam dan cemberut pada anak tantrum. Hal kecil yang tidak sesuai dengan harapan akan membuatnya gampang marah. Secara psikologis kedua sikap ini tidak baik untuk perkembangan anak.

6. Nafas yang Memburu

Ciri anak tatrum lainnya ialah nafas yang memburu. Menurut para hebat tingkat emosi sanggup menghipnotis system kerja respirasi tubuh. Saat seseorang murka maka nafas dan denyut jantungnya akan lebih cepat. Maka penting menyuruh anak mengatur nafasnya ketika sedang murka atau menangis.

7. Mengamuk

Perilakaku yang satu ini kerap menciptakan orang bau tanah kesal. Tidak hanya sekedar menangis, ketika murka anak tatrum bias hingga mengamuk. Berteriak, berguling-guling dilantai, melempar barang, bahkan memukul merupakan respon ketika emosi meluap. Ketegasan orang bau tanah terkadang diperlukan untuk mengatasi sikap yang satu ini. Agar nantinya anak tidak tumbuh menjadi anak yang bandel dan suka melawan.

8. Menyakiti Diri Sendiri

Sadar atau tidak anak yang telah lepas Kendali emosinya terkadang hingga melukai dirinya sendiri. Kebiasaan ini terjadi ketika lingkungan di sekitarnya tidak bisa menjadi obyek pelampiasan emosi. Pada kondisi menyerupai ini anak penderita tatrum sudah pada fase yang mengkhawatirkan.

9. Emosi Berlebihan

Anak meluapkan emosi dengan menangis merupakan hal yang normal, namun apabila dilakukan secara hiperbola tentu sanggup membahayakan. Mempunyai emosi berlebih merupakan cirri anak tatrum. Dengan emosi yang berlebih ini anak tatrum biasanya akan menjadi sentra perhatian.

10. Suka Menggunakan Kekerasan Fisik

Anak yang belum bisa mengusai pola piker dan emosinya cenderung akan bersikap agresif. Selain melukai diri sendiri sikap emosional anak tatrum juga sanggup membahayakan orang lain. Tindakan kekerasan fisik menyerupai memukul, menendang, atau melempar benda ialah contohnya.

11. Pengaruh Psikologis

Perilaku emosional anak tatrum kuat terhadap kondisi psikologis dirinya maupun orang lain. Anak tatrum akan susah bergaul, alasannya ialah sikapnya teman-teman jadi menjauhinya. Jika ini terus terjadi anak tatrum akan tumbuh menjadi anak yang introvert.

Anak merupakan anugrah yang Allah berikanpada orang tua. Cara orang bau tanah mendidik anak sangat memilih masa depannya. Anak usia balita dan prasekolah rawan terkena tanda-tanda tatrum. Mengetahui cirri anak tatrum semenjak dini penting dilakuakan untuk terus menjaga kesehatan mentalnya. Anak ialah kebanggan keluarga dan mencegah sebelum terlambat itu lebih baik. Pastikan juga Anda mempunyai gaya hidup yang baik biar anak Anda juga bisa mencontohnya dengan baik.

You May Also Like